Kontrol Pelayanan Publik, Ombudsman Kedepankan Cara Persuasif

0 35

Kendari, MCN – Sebagai lembaga pengawasan pelayanan publik, Ombudsman Republik Indonesia senantiasa mengendepankan cara persuasif. Cara tersebut tentu bisa berjalan efektif dengan menggunakan berbagai pendekatan.

“Pendekatan persuasif itu akan bisa terwujud bila ada pergaulan akrab juga antara ombudsman dan instansi terkait,” tutur Komisoner Ombusdman RI, Alvin Lie dalam sambutan pembukaan Pekan dan Layanan Publik 2019 di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Sabtu (12/10).

Suasana lomba mewarnai yang melibatkan 120 peserta siswa PAUD/Taman kanak-kanak

Suasana pergaulan akrab, kata dia, bukan karena instansi terkait didera rasa takut atau dikritik, namun semua itu bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan instansi publik.

“Dalam menjalankan tugas, Ombudman juga mengedepankan perbaikan-perbaikan dari pada menjatuhkan sanksi. Kalau terus dijatuhi sanksi terus, malah makin terpuruk,” terangnya

Mantan Anggota DPR RI juga menilai, proses pelayanan publik mungkin sepenuhnya tidak berjalan baik. Hal itu bukan disebabkan SDM instansi kurang terampil atau manajemen kurang baik.

Tetapi memang ada hal-hal di luar kendali instansi pelayan publik itu sendiri. Misalnya, keterbatasan anggaran pemeliharaan peralatan atau kebutuhan blanko yang disuplai dari pusat seperti dialami Disduk Capil.

“Beberapa bulan lalu, saya juga sudah membahas dengan Dirjen Dukcapil ternyata mengakui pula adanya keterbatasan anggaran,” katanya.

Kesibukan para instansi layanan publik pada acara Sosialisasi dan Pekan Layanan Publik di Kantor ORI Perwakilan Sultra

Dari berbagai masukan masalah, Ombudsman secara meneruskan ke pejabat terkait baik menteri maupun dirjen guna mencari solusi atas berbagai masalah yang dihadapi instansi pelayanan publik di daerah.

Perkembangan sosial kehidupan masyarakat secara umum, kerap masuk dalam perhatian Ombudsman. Saat ini masyarakat sudah masuk dalam rana pergaulan internasional.

“Zaman saya kecil dulu pergi keluar negeri itu suatu kemewahan, tetapi sekarang sudah menjadi kebutuhan baik karena bekerja di luar negeri atau menjalankan ritual ibadah,” ujarnya.

Terpisah Ketua ORI Perwakilan Sultra, Mastri Susilo mengatakan, Sosialiasi dan Pekan Layanan Publik 2019 berlangsung selama dua hari tanggal 12 — 13 Oktober 2019 di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sultra.

“Pagelaran acara kami rangkaian dengan membuka gerai layanan publik melibatkan sejumlah instansi pelayanan publik. Jadi masih yang ingin berkonsultasi dengan atau mengurus surat-surat penting bisa langsung dilayani di acara itu,” katanya.

Beberapa partisipan instansi layanan publik itu adalah BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Samsat Kota Kendari, Imigrasi, Kanwil Kemenkum dan HAM, Dinas PM dan PTSP Kota Kendari, Disduk Capil Kota Kendari, PMI dan Satlantas Polres Kendari.

“Sebagai penyemarak, kami (Ombudsman) juga menggelar event lomba mewarnai, lomba foto dan lomba penulisan artikel. Dan pemenangnya akan kami umumkan besok (Minggu),” jelasnya.

Agenda`tambahan adalah pemotongan tumpeng sebagai momen memperingati ulang tahun ke 7 ORI Perwakilan Sultra .

Minggu (31/10) ORI Perwakilan Sultra akan menggelar event jalan sehat melibatkan seluruh elemen masyarakat Kota Kendari baik instansi dan masyarakat umum.

Selain itu jalan sehat dirangkaian dengan berbagai kegiatan seperti aksi tanda tangan pelayanan anti maladministrasi, pengumuman lomba dan undian doorprize dengan ragam hadiah. (**)

Reporter : Kardin
Editor : Juhartawan

 

Facebook Comments

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.