Protes Tersus PT GKP, Nelayan Bentang Spanduk di Laut

0 204

Langara, MCN – Masyarakat tergabung dalam Asosiasi Nelayan Wawonii (ANW) kembali menggelar aksi belum lama ini. Mereka mendesak agar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI segera mencabut Izin Usaha Pertambangan PT Gema Kreasi Perdana (GPK) di Desa Rokoroko Jaya, Kecamatan Wawonii Tenggara.

Aksi terbilang unik karena para nelayan membentang spanduk panjang di laut dengan menggunakan sisi badan kapal kayu. Poin tuntutan masih seputar protes terhadap terminal khusus PT GPK karena dianggap melanggar ketentuan Pasal 35 huruf i UU No 27 Tahun 2007 tentang kawasan pesisir dan pulau pulau kecil.

“KKP RI kami desak segera bertindak untuk mencabut izin tersus PT GPK yang ada di pulau pulau Wawonoii. Pasalnya proses pengapalan di kawasan pesisir laut sangat merugikan habitat nelayan,” tutur Korlap aksi Dani Kaimuddin.

Menurut dia, pertambangan di Pulau Wawonii juga berdampak merusak hutan dan hasil pertanian masyarakat. Aktivitas pengapalan pertambangan di kawasan pesisir juga sangat berdampak dengan hasil laut nelayan.

“Beberapa bulan lalu tim monev dari Dirjen Pengelolaan Ruang laut sudah bertandang ke Desa Roko-Roko Jaya. Katanya mau ambil tindakan tegas. Kami tunggu lama tidak ada realisasi,” tegasnya. (*)

Reporter : Kardin
Editor : Makmur Abdullah

Facebook Comments

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.